Janalokamaya: A blog by Leonard C. Epafras

mimpi itu bukan sunyi tapi bisu yang kental ● waktu senyap menyekat merintih menyeberangi kata dan tindakan ● waktu tunduk tepekur tiarap menggantung bumi ● tenggelam antara kepenuhan dan jati diri

CLYTIE

ketika sekuntum helianthus
kepincut pada baskara

meluku hatinya
tergolek merekah

rindu
yang ditangkarnya
tunduk bersimpuh tak tertanggungkan

durkarma
menyusup dalam
melukai batinnya
tak mampu
melarikan diri

berletih letih ia
merangkum mandala
sejauh laksa

toh ... tak sampai jua

STRUCTURALISM TURN

sejak sekuntum helianthus
kepincut pada baskara

kisah hidupnya sgra tertutur sejak dirinya mengada
tertebak sudah semua bahagia
terperi semua sedih
terpatri segala aib
terbagi episode tanpa banyak tanya
dalam kebenaran yang distabilo
mencolok merah jambu

lalu baskara menyuruk di balik cakrawala
menghela satin jingga

PROMETHEAN PAIN

dan genitnya pelangi malam ketika menyingsing
menyongsong menerka temaram pagi yang sepertinya beranjak lebih pelan
memunahkan rekatannya hampir sia-sia

semua derita
rewind
dalam kebengisan
yang paling murni

helianthus kepincut lagi ...

NOTICE

Mohon untuk tidak COPY-PASTE begitu saja karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Please do not COPY-PASTE without the owner consent. Blog is a creative work.


Silahkan klik di sini


Janalokamaya


This blog is created by Leonard C. Epafras.
It meant to be an exotopy of my self. An orifice of unsettled thinkings, reflections, and reports of the ongoing observation of the tiny fraction of the life.
Enjoy