Janalokamaya: A blog by Leonard C. Epafras

mimpi itu bukan sunyi tapi bisu yang kental ● waktu senyap menyekat merintih menyeberangi kata dan tindakan ● waktu tunduk tepekur tiarap menggantung bumi ● tenggelam antara kepenuhan dan jati diri


malam ...
terjaring hembus hangat
berdiang pada
gerah seraya ...
mendekap aura nokturnal yang lirih

sambil bergerak
dalam metrum dolce
di lorong-lorong itu yang 
ber-flip-flop  dengan tingkah suram sumir samar dan sumringah

meski ada cahaya mengundang
di ujung sana
toh ...
ada sepi dan gentar yang ditangkar

sekira cahaya itu
tak mesti akhir dari kala yang dirabuk
sebuah cita yang mewujud

melainkan suatu
amplifikasi deru
lokomotif malam yang deras menjelang
dengan delik sorot silau lampunya
berlalu
melintas cepat
impian lenyap terlindas

berusaha menalak gigil

tak bisa lain
menangkup sabda erat-erat
“orang yang menanti-nantikan Tuhan”
“mendapat kekuatan baru”


pojok belakang kebun kayumanis, 11 oktober 2012

0 comments:

Post a Comment

NOTICE

Mohon untuk tidak COPY-PASTE begitu saja karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Please do not COPY-PASTE without the owner consent. Blog is a creative work.


Silahkan klik di sini


Janalokamaya


This blog is created by Leonard C. Epafras.
It meant to be an exotopy of my self. An orifice of unsettled thinkings, reflections, and reports of the ongoing observation of the tiny fraction of the life.
Enjoy