Janalokamaya: A blog by Leonard C. Epafras

mimpi itu bukan sunyi tapi bisu yang kental ● waktu senyap menyekat merintih menyeberangi kata dan tindakan ● waktu tunduk tepekur tiarap menggantung bumi ● tenggelam antara kepenuhan dan jati diri

Berikut ini adalah permohonan bantuan dari teman saya Pdt. Yahya Tirta Prewita yang harus transplantasi ginjal dengan biaya kl. Rp 400 juta. Bagi yang tergerak silahkan membantu melalui rekening tersebut di bawah ini. Saya kutipkan dari teman pendeta Darsono Eko Noegroho.
PROPOSAL
TRANSPLANTASI GINJAL PDT. YAHYA TIRTA PREWITA
UNTUK BERSAMA BERBAGI DAN MERAYAKAN KEHIDUPAN

Latar Belakang:
Pdt. Yahya Tirta Prewita adalah pendeta jemaat GKJ Purwantoro, ditahbiskan 9 Desember 1992.
Sejak bulan Maret diketahui sakit gagal ginjal kronis, dari pemeriksaan USG dan rhenogram dan hasil lab berkala, disimpulkan sifatnya tetap dan tak dapat dipulihkan. 
Secara medis, alternatif terapi yang dapat dipilih ada tiga, urutan menunjukkan tindakan medis yang paling disarankan : 
Transplantasi ginjal. 
Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). yaitu proses cuci darah dengan cairan di kantong dalam perut yang bisa dilakukan sendiri tanpa perlu mesin cuci darah seperti yang dilakukan di RS. 
Hemodialisis atau cuci darah dengan mesin di rumah sakit. 

Pertimbangan untuk melakukan transplantasi ginjal:
Keputusan Pdt. Yahya Tirta Prewita yang bersedia melakukan transplantasi ginjal sesudah konsultasi dengan Dr. David dan Egi E. Manuputti di RS PGI Cikini tanggal 25-26 Juni 2013 lalu.
Kondisi psikhis, fisik dan kesehatan organ-organ tubuh yang lain mendukung untuk pelaksanaan transplantasi. 
Sejak tanggal 18 Maret 2013 menjalani hemodialisis dua kali seminggu di RS Bethesda. 
Sudah ada donor organ yang menyediakan diri: Magdalena Kartika Sari, kakak kandung Pdt. Yahya Tirta Prewita tempat tinggal di Solo, atau Imanuel Teja Harjaya, adik kandung, domisili di Bandung. 
Pdt. Yahya Tirta Prewita dengan bantuan saudara-saudara selama sakit ditambah pertanggungan asuransi sudah ada dana Rp 106.000.000 (seratus enam juta rupiah). 
Selain pertimbangan medis, bahwa transplantasi cara terbaik untuk kasus gagal ginjal kronis, secara ekonomis biaya besar yang dikeluarkan saat transplantasi ginjal sama dengan bila dengan hemodialisis dua kali seminggu selama tiga tahun. 
Dan waktu dua kali seminggu selama 6 jam yang diperlukan untuk proses hemodialisis di rumah sakit tidak diperlukan lagi setelah pelaksanaan transplantasi ginjal. 
Perawatan usai transplantasi ginjal jauh lebih mudah dan murah daripada perawatan pasien hemodialisis. 
Pdt. Yahya Tirta Prewita tetap mempunyai dan memelihara semangat hidup dan gairah untuk melayani, ditunjukkan dengan menulis jurnal pasien gagal ginjal yang dipublikasikan lewat internet, dan melakukan pelayanan kependetaan di jemaat. Kumpulan tulisan selama sakit yang pertama dibukukan dan terbit bulan Juli 2013 ini, dan launching buku oleh Pastoral RS Bethesda akan dilakukan bulan Agustus 2013. 
Hari Sabtu 27 Juli 2013 pk 19-21.00 WIB Pdt. Yahya Tirta Prewita dengan sponsor kawan-kawan sejak SMA mengadakan konser tunggal menyanyikan sendiri 25 lagu-lagu karangannya, dan pembacaan beberapa puisinya, dan launching bukunya “WOW HATIKU PENUH NYANYIAN” bertempat di GKJ Danusuman, Jl. Dewi Sartika 37 Surakarta.
Saat ini Pdt. Yahya Tirta Prewita menjadi mahasiswa tingkat doktoral di Indonesian Consortium for Religious Studies (ICSR: UGM, UKDW dan UIN Yogyakarta). Karena keadaan harus mengambil cuti studi. 
Pertimbangan medis, semakin cepat transplantasi ginjal dilakukan, semakin mengurangi resiko yang bertambah karena efek samping hemodialisis yang dilakukan. 
Masih diharapkan karya pelayanan lebih lanjut ke depan bagi Pdt. Yahya Tirta Prewita di tengah-tengah jemaat dan Gereja. 

Transplantasi Ginjal di RS PGI Cikini Jakarta:
Berdasar percakapan dengan Dr. David Manuputti, Zuster Frida, Zuster Purnama, semuanya tenaga medis bagian transplantasi ginjal di RS Cikini PGI, dan informasi dari Bp. Mulyo Prihantono staf pengurus Yayasan RS Cikini, maka perkiraan biaya dan waktu untuk pelaksanaan transplantasi ginjal sebagai berikut: 
Persiapan, pemeriksaan fisik dan kecocokan jaringan organ donor dan resipien. Rp 55 juta 
Bisa dilakukan kapanpun donor dan resipien siap, 1 minggu.
Pelaksanaan transplantasi, biaya dokter, RS, dan obat.Rp 300-an juta
Dua minggu sebelum operasi dijadwalkan, pasien sudah kontrol.
Donor dua hari sebelum operasi dilakukan. 
Biaya obat pasca transplantasi, sampai masa krisis 3 bulan.Rp 30-an juta.
Masa kritis 1 minggu pasca transplantasi, 
dilanjutkan karantina 3 minggu, 
dan sangat dibatasi pertemuan umum s/d 3 bulan.
dengan kontrol intensif dari dokter. 
Biaya transportasi dan akomodasi selama pasien di RS Cikini.Rp 15 juta
Biaya total yang dibutuhkan:Rp 400 juta 
Biaya harus siap saat pasien menjadwalkan pelaksanaan operasi.

Ajakan untuk Bersama Berbagi dan Merayakan Kehidupan:
Proposal ini ditulis sebagai ajakan untuk bersama berbagi dan merayakan kehidupan. Dengan tujuan khusus: 
Menggalang kekurangan dana untuk biaya transplantasi ginjal Pdt. Yahya Tirta Prewita sebesar Rp 300 juta.
Membuat gerakan umat yang bersama berbagi dan merayakan kehidupan dengan: 
Mendoakan Pdt. Yahya Tirta Prewita dan saudara-saudara yang sakit. 
Mengkampanyekan perlunya donor organ, baik donor hidup maupun donor saat mati (ginjal dan kornea) untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Mengkampanyekan kesadaran jaminan kesehatan dan kesiapan dana sebagai kebutuhan tiap rumah tangga.
Mengembangkan pastoral untuk sesama yang sedang sakit. 

Oleh karena sejak sakit sampai sekarang Pdt. Yahya Tirta Prewita dirawat di RS Bethesda dan tinggal di kompleks LPP Sinode Samirono Baru 71 Yogyakarta, maka untuk dukungan dana biaya transplantasi ginjal Pdt. Yahya Tirta Prewita mohon dikirim melalui rekening bank LPP Sinode: 
Giro BRI Tiro - Jogja a.n. LPP Sinode GKJ dan GKI Jateng Ac. 0029-01-000409-30-9. 
BCA KCP Gejayan a.n. Sih Hariris, S.H. Ac. 456 501 8044

Demikian proposal ini dibuat, sebagai bentuk solidaritas dan doa dari sesama kolega, dan ajakan untuk bersama berbagi dan merayakan kehidupan.

a/n Kawan-kawan Pendeta
Pdt. Darsono Eko Noegroho, MTh
Pendeta Pelayanan Khusus GKJ di LPP Sinode Yogyakarta

0 comments:

Post a Comment

NOTICE

Mohon untuk tidak COPY-PASTE begitu saja karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Please do not COPY-PASTE without the owner consent. Blog is a creative work.


Silahkan klik di sini


Janalokamaya


This blog is created by Leonard C. Epafras.
It meant to be an exotopy of my self. An orifice of unsettled thinkings, reflections, and reports of the ongoing observation of the tiny fraction of the life.
Enjoy