Janalokamaya: A blog by Leonard C. Epafras

mimpi itu bukan sunyi tapi bisu yang kental ● waktu senyap menyekat merintih menyeberangi kata dan tindakan ● waktu tunduk tepekur tiarap menggantung bumi ● tenggelam antara kepenuhan dan jati diri

anak manusia (sebuah picto-poem)
menyusur
jalur putih
mengilas ngilas
berkelebat kelebat

efek dopler
menarikan
frekuensi aural

melambat
di tikungan
lalu ...

sebuah epifani
menyergap
terserap dalam benak
dalam kecepatan super singkat

membisikan
"anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya"

tak tahu ...
nek-kah aku?
atau biasa saja

At a junction in the Triangle Area, North Carolina. thanks to Mas Oka for the photograph

0 comments:

Post a Comment

NOTICE

Mohon untuk tidak COPY-PASTE begitu saja karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Please do not COPY-PASTE without the owner consent. Blog is a creative work.


Silahkan klik di sini


Janalokamaya


This blog is created by Leonard C. Epafras.
It meant to be an exotopy of my self. An orifice of unsettled thinkings, reflections, and reports of the ongoing observation of the tiny fraction of the life.
Enjoy