di hadapanNYA ...
aku tak berdiri di terang maupun gelap
kulantunkan padaNYA
doa doa tak berpendirian
kutawarkan niat yang tak dapat ditagih
dan hati yang mendua
kubuat pointilisme
untuk menyatu keping kelam
dan cerah
supaya dikira putih
hingga tercipta ilusi kesucian
dan kenyataan yang
sebenarnya
pecah jika di zoom-in
sebab kutawarkan cinta
yang tak mungkin
dari bayang gelap
di sana
tak kuasa menyebut nama
yang lirih sekalipun
sebab ...
bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
jadi
sebut saja aku
... abu-abu
Posted by
Leo Epafras

0 comments:
Post a Comment