Janalokamaya: A blog by Leonard C. Epafras

mimpi itu bukan sunyi tapi bisu yang kental ● waktu senyap menyekat merintih menyeberangi kata dan tindakan ● waktu tunduk tepekur tiarap menggantung bumi ● tenggelam antara kepenuhan dan jati diri

kenapa sih kamu ga tetap mati aja?
daripada menggangguku

kenapa sih tubuhmu yang menganga
kau pamer-pamer?

orang jijik tauk ...
melihat kamu yang terbelah
tak berharga
terhina

tau ga ...

kamu itu tak lebih hinawarnna dari duratma mahadahsyat
kamu itu sudah mati seribu kali

dah ...
sana ... jangan kamu nempelin aku terus
aku ga mau tau kamu lagi koq

lebay ...

ke ge-eran
klo kau mengira orang masih mau mengingatmu

kan sudah kunisankan dirimu
dengan ukiran indah
bertulis "mei 1998"
di atasnya ...

kurang apa lagi?

dasar majnun ...

* Yogyakarta, 16 Mei 2010, 12 tahun setelah angkara itu berlalu

0 comments:

Post a Comment

NOTICE

Mohon untuk tidak COPY-PASTE begitu saja karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Please do not COPY-PASTE without the owner consent. Blog is a creative work.


Silahkan klik di sini


Janalokamaya


This blog is created by Leonard C. Epafras.
It meant to be an exotopy of my self. An orifice of unsettled thinkings, reflections, and reports of the ongoing observation of the tiny fraction of the life.
Enjoy