kenapa sih kamu ga tetap mati aja?
daripada menggangguku
kenapa sih tubuhmu yang menganga
kau pamer-pamer?
orang jijik tauk ...
melihat kamu yang terbelah
tak berharga
terhina
tau ga ...
kamu itu tak lebih hinawarnna dari duratma mahadahsyat
kamu itu sudah mati seribu kali
dah ...
sana ... jangan kamu nempelin aku terus
aku ga mau tau kamu lagi koq
lebay ...
ke ge-eran
klo kau mengira orang masih mau mengingatmu
kan sudah kunisankan dirimu
dengan ukiran indah
bertulis "mei 1998"
di atasnya ...
kurang apa lagi?
dasar majnun ...
* Yogyakarta, 16 Mei 2010, 12 tahun setelah angkara itu berlalu
Posted by
Leo Epafras

0 comments:
Post a Comment